BERIKUT INFORMASI REDAKTUR

MEMBACA ADALAH MEMBUKA JENDELA DUNIA SELAMAT MENIKMATI TULISAN MAUPUN BERITA TERKINI.

SELAMAT DATANG DI BLOG SAD OFFICIAL

FACEBOOK

Silahkan Cek di Facebook Mahasiswa ID .

Read More

INSTAGRAM

Silahkan Cek Di Instagram MAHASISWA ID.

Read More

WHATSAPP

Silahkan Kontak Jika Butuh Bantuan Di Nomor Whatsapp Berikut 6285756911665.

Read More

PENGELOLA UTAMA

Blog ini di Kelola Oleh Sultan Alaudin Redaktur Utama .

Read More

BERIKUT ULASAN BERITA

Rabu, 06 Juli 2022

ALUR CERITA BLACKHAT

ALUR CERITA BLACKHAT

 

Alur Cerita Blackhat

Pertama di Los Angeles dimana hatway  dan tim mencoba mengungkap keberadaan si hacker, headway bersama Lien mendatangi rumah kontrakan dari Lozano, lozano merupakan salah satu orang yang dicurigai sebagai tersangka terhadap pembobolan sistem pembangkit tenaga nuklir di Amerika Serikat, akan tetapi mirisnya sampai di kontrakan lozano telah meninggal.

hatway dan lien mencoba memeriksa komputer yang ada di kontrakan lozano dan pada akhirnya ia menemukan petunjuk bahwa  sebelum meninggal lozana yang mengguna laptop ini untuk berkomunikasi orang yang tak di kenal, sehingga dibalas oleh si hatway chat itu berisi tentang janji makan malam bersama tersangka di  Los Angeles, singkat cerita di malam harinya headway dan lien pun ke restoran untuk bertemu dengan hacker misterius tersebut, beberapa saat kemudian headway Kemudian curiga pada suatu ruangan, ruangan kemudian memasuki ruangan itu ternyata di dalam ruangan tersebut berisikan CCTV yang mengamati dan telah mempermainkan mereka.

Headway pun keluar dari ruangan tersebut sampai   luar ia diserang orang yang tidak dikenal, headway kemudian memperlihatkan keahliannya seabagai seorang yang tangguh dalam bertarung ia kemudian menghabisi orang-orang misterius tersebut. Dan pergi dari tempat itu kemudian Lien pun terpesona melihat keahlian dari headway yang sangat lincah dalam melakukan sebuah adegan pertarungan. Keduanya pun akhirnya selamat dari para penjahat tersebut lalu keduanya beristirahat di sebuah gedung tinggi Perlihatkan pemandangan indah mempesona ternyata headway dan lien ini sama-sama memiliki perasaan akhirnya nafsu dari lien pun naik adegan pak-pak perlihatkan.

Kedua headway dan lien pun berangkat ke Cina, di Cina sudah ada cendaway kakak dari lien yang lebih dulu sampai, tim mengamati dan menganalisis lokasi kejadian pembangkit listrik tenaga nuklir yang dibobol oleh para hacker dan mengakibatkan  korban. Di Cina headway  dan tim menemukan titik terang di mana ia mendapatkan petunjuk salah satu hacker yang tidak hanya ahli di bidang IT  Dia ahli juga di bidang senjata api namanya adalah kasar, akhirnya kasar pun dimata-matai oleh tim hadwey, Di Pagi harinya saat penjaga kelelahan dan ketiduran tiba-tiba uang yang berada di rekening pun berpindah, cendaway  mencoba membangunkan  hedway dan lien, para tim pun bergegas untuk menangkap qasar. Adegan inilah adegan kejaran diperlihatkan antara tim dari hadway dan qasar, tim kasar Menjebak para pasukan khusus itu dengan menanamkan bom  pada ruang bawah tanah tersebut, sangat terlihat wajah-wajah asli dari Asia memegang banyak peran penting. Kasar Selain jago dia juga jago bertarung dalam menggunakan senjata api terlihat pasukan khusus tersebut dengan sangat mudah di lumpukan oleh qasar,  Adegan seru baku tembak pun terjadi. Singkat cerita alias kasar berhasil kabur dari tempat tersebut.

Ketiga Lien dan headway ke Kuala Lumpur Malaysia Iya mendatangi tempat pompa reaktor yang ada di Malaysia dari sini Dia mendapat petunjuk bahwa Sebenarnya dia tidak ingin menghack PLTN Taiwan dia hanya menjadikan PLTN Taiwan seabaikan uji coba para hacker tersebut dan sasara utamanya adalah reactor pompa yang ada di cina.

Dan terakhir atau yang keempat dan terakhir headway dan Lien datang ke Indonesia memburu para hacker lien pun menyamar dan  berpura-pura memasukkan sebuah berkas di sebuah perusahaan akan tetapi berkas  yang ia bawa terkena air,  sehingga ia meminta kepada karyawan untuk di-print ulangkan file  ada pada usb usut punya usut ternyata USB tersebut punya akses  yang dapat menyambungkan ke perangkat hedway dan ternyata headway pun memperlihatkan keahliannya, sehingga ia menghack  kembali Bank Sentral lewat USB tersebut berhasil memindahkan sejumlah uang yang jumlahnya sangat banyak di malam harinya hadway dan juga bos dari Qatar akhirnya berkomunikasi, hedway meminta bos dari qasar melakukan pertemuan empat akan tetapi kasar bos dari qasar mengikari janji tersebut.

Waktu demi waktu pun berlalu malam pun tiba saat itu sedang pesta api unggun yang berlokasi di Monas sehingga sulit untuk anak buah kasar menebak keberadaan headway, adegan baku tembak yang diperlihatkan di lokasi tersebut singkat cerita bos dari kasar pun ditusuk dan juga kasar dibunuh dengan tragis cerita film terakhir headway dan juga lien akhirnya hidup dengan damai.

#JANGAN LUPA SINGGAH DI CHANNEL BEDAHFILM#



Selasa, 08 Maret 2022

PUISI LIFT

PUISI LIFT

 


Dalam Lift arah naik lantai tujuh belas 

Sebelas insan terperangkap.

Tak jelas berapa laki-laki berapa perempuan 

Dan entah berapa pula perawan.

Jasad-jasad merapat, bersentuhan 

Namun nyala api birahi.

Sebab jiwa mereka terbang ke langit biru 

Mungkin hati mereka keluar dari sarannya 

Ketika berpandangan bertatap mata langit kosong, hitam jelaga 

Dalam Lift kita tertambat tali sunyi imaji 

Yang liar.

Pada saat pintu lift menganga dan menunjuk angka-angka kita pun kabur.

Ketika kita jumpa pada cuaca terbuka maka terpandang muka-muka sarat tanda tanya teka teki meski hati telah pulang ke jati diri.


Penulis : Muhyiddin Rayes
















MTS 1 JENEPONTO LAYAK JUARA NASIONAL INI FAKTANYA!!

MTS 1 JENEPONTO LAYAK JUARA NASIONAL INI FAKTANYA!!

   


Berlokasi di kecamatan binamu kabupaten Jeneponto kurang lebih satu kilo dari kota Jeneponto, menjadikannya primadona sekaligus peraih sekolah terbersih nasional pertama di kabupaten Jeneponto, dahulu namanya di kenal dengan madrasah Tsanawiyah Romanga, yang sekarang berubah nama menjadi MTS  "N" 1 Jeneponto, sekolah peraih piala adwiyata ini masa keemasannya di saat di pimpin oleh Ibu Nuraedah S.ag M.pd menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

     MTS satu Jeneponto telah banyak meraih penghargaan baik di tingkat tinggi nasional,maupun di tingkat kabupaten tentunya hal ini tak terlepas dari kerja sama pimpinan dan tenaga pengajarnya yang bekerja di tempat tersebut, seperti yang terlihat pada gambar Mts satu binamu memiliki pepohonan yang besar dan lingkungan yang bersih. Salah satu daya tarik sekalah peraih adwiyata ini adalah pohon mangganya, yang buahnya bisa di petik Tampa harus di panjat, di sisi fasilitas juga sangat memadai seperti tersedianya lapangan bola, lapangan basket, dan lapangan Takrow, dan ada yang lebih menarik lagi yaitu kolam ikan emas yang tepat berada di depan kantor sehingga rasa lelah para guru atau tenaga kerja lainnya seperti staf dan para pembersih sekolah menikmati atau merefleksi dirinya dengan menurunkan tangannya ke kolam yang kemudian ikan yang ada di bawah kolam menjilatnya sehingga rasa lelahnya pun menghilang.

     Mts binamu sudah mendidik berdasarkan data dari guru-guru yang mengajar mengatakan telah di tahun 2021 telah mendidik lebih dari seribu siswa, dari jumlah siswa yang ada ini tentunya menandakan bahwa Mts satu Jeneponto merupakan primadona bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya, di masa pandemi ini tentunya sebagai sekolah yang taat kepada pemerintah sekaligus di naungi oleh pemerintah kementrian agama tentunya memberlakukan proses belajar dalam bentuk daring dalam upaya mencegah penyebaran dan penularan covid-19, pasalnya siswa yang belajar di Mts binamu terbilang banyak dari berbagai wilayah di Jeneponto.

     Jika di lihat seperti pada gambar sokolah Mts satu Jeneponto memiliki banyak bunga yang beragam dan jumlah cukup banyak, salah satu keunikan bunga yang di tanam sekitar atau di wilayah Mts satu Jeneponto ini selalu berkembang mungkin di sebabkan tanahnya subur juga hal ini di sebabkan oleh wilayah Mts binamu yang berdekatan dengan hutan kota  yang tanahnya subur di kabupaten jeneponto, dengan berbagai macam kelebihan yang di miliki baik siswa, guru maupun fasilitas yang  tentunya ada membuat Mts satu Jeneponto layak menyandang sebagai salah satu sekolah terbaik di Indonesia.

Merah Putih Di Kibarkan Oleh Adam Pada Porla (HPPK)

Merah Putih Di Kibarkan Oleh Adam Pada Porla (HPPK)

  Momen 17 agustus bendera merah putih di kibarkan di tiang bendera oleh Adam, yang lolos mencapai puncak panjat pinang pada pekan olahraga atau porla yang di adakan oleh himpunan pemuda pelajar kareloe.

  Dengan semangat dan jiwa yang membara para peserta panjat pinang yang pesertanya ialah anak SD dan SMP, berulang kali para peserta mencoba dan dan mencoba bahkan berpuluh puluh kali mereka jatuh bukan alasan untuk menyerah dalam memanjat untuk meraih puncak tiang panjat pinang yang di atasnya berkibar bendera merah putih, sebagai simbol dari kemenangan bila dapat mencapai puncaknya.

   Tak banyak hadiah yang di sediakan oleh pihak panitia pasalnya kegiatan ini diadakan hanya dengan tujuan mengenang atau mengingat hari pembebasan masyarakat Indonesia dari para penjajah terlaknat, banyak momen-momen lucu yang terjadi saat panjat pinang salah satu di antaranya ketika salah seorang peserta yang bernama Angga cukup berambisi meraih puncak akan tetapi mirisnya, ia mengira bahwa tiang panjat pinang seperti memanjat kalapa saja, berulang kali ia naik tampa bantuan orang lain, berulang kali pulang ia jatuh bahkan dirinya menjadi bahan tertawaan penonton.

  Meskipun Adam telah melanggar aturan panitia, yang pada dasarnya atau hasil kesepakatan panitia, peserta yang mempu mencapai puncaknya hanya boleh mengambil satu hadiah saja, tapi adam sebagai peserta yang mampu mencapai puncaknya itu ia melakukan hal berlawanan dengan ketetapan yang di buat panitia, sehingga hadiah utama yang di sediakan pihak panitia tidak di berikan, namun Adam tak berkecil hati pasalnya hal yang paling penting menurutnya adalah mencapai puncaknya, mengambil semua hadiah yang sudah di ikat di tiang.

  Panjat pinang merupakan lomba yang paling banyak mengundang eufora penonton sejak di mulainya bahkan menjadi tontonan nomor satu sehingga pertangdingan yang lain terbaikan saking hebohnya lomba panjat pinang.

Redaktur : Sultan Alaudin




  

  


"Peran Hmi Dalam Dalam Kontestatasi Kebudayaan"

"Peran Hmi Dalam Dalam Kontestatasi Kebudayaan"



HMI-MPO (Himpunan Mahasiswa Islam- Majelis Penyelamat Organisasi) merupakan “pewaris” tradisi intelektual dari generasi sebelumnya dan mesti tetap berterusan sehingga berfungsi sebagai wadah yang mencetak/memproduksi generasi terpelajar baru, yang berlangsung secara berkesinambungan di tengah-tengah masyarakat Indonesia,  Berarti bahwa HMI mesti ikut berpartisipasi untuk menumbuhkan dan memperluas lapisan menengah masyarakat Indonesia, baik dalam konteks sosial,budaya, dan ekonomi maupun politik.Persoalan dasarnya adalah bagaimana menjadikan Islam sebagai sumber konsep? Dengan cara bagaimana menjabarkan nilai-nilai normatif yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Al-Sunnah tersebut menjadi konsep-konsep kehidupan yang operasional, yang mudah dapat dilaksanakan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat penting, dan di sinilah pula urgensinya golongan pemuda terpelajar dalam proses pemikiran perjuangan hmi.

     Seperti yang di katakan oleh ziauddin sardar peradaban yang berbeda menghasilkan ilmu pengetahuan  yang berbeda pula, himpunan mahasiswa islam sebagai organisasi  yang menaungi seluruh umat muslim tentunya telah mencetak ribuan kader-kader hebat yang dibekali  ilmu pengetahuan, salah satu pokok dalam islam adalah ketegasan dan kesempurnaan, dualisme yang terjadi antara hmi-mpo dan hmi dipo terjadi karena hal yang sangat di sayangkan satu sisi ketika hmi yang awalnya atau pada dasarnya menggunakan asas alquran dan hadis, harus di ganti menjadi asas tunggal yakni pancasila dan konsekuensi yang harus di terimah oleh hmi jika tidak mengganti asasnya adalah pembubaran atau di ilegalkan oleh negara, hal ini merupakan instruksi oleh soeharto yang pada saat itu menjabat sebagai presiden republik indonesia, hal ini tentunya menimbulkan pro dan kontra terhadap pengurus maupun petinggi-petinggi himpunan mahasiswa islam. Dari sinilah petinggi-petinggi  hmi-mpo memeperlihatkan ketegasan dan kesempurnaannya dengan  dengan bukti  mempertahankan asas alquran dan hadis sebagai asas hmi-mpo  pada kongres hmi ke-16.  

     Peran hmi terdapat kontestasi kebudayaan merupakan hal  tak muda, tapi dengan Perjuangan yang keras yang dilakukan secara teratur, tertib, sistematis, dan berencana untuk mengubah suatu tatanan atau kondisi yang tidak sesuai lagi dengan tuntutan masa kini Perjuangan juga menghendaki munculnya situasi baru,  yang lain dari kondisi sebelumnya, sehingga dapat memenuhi tuntutan dan keperluan kontemporer, sebagimana kita kehendaki menuju keridhoan Allah SWT. Adalah amat penting bagi kehidupan umat Islam untuk berusaha menerjemahkan nilai-nilai agama yang terkandung dalam Al-Quran, dengan sikap dan perbuatan nyata sehari-hari. Telah berabad-abad lamanya Al-Quran dapat menjadi pelita dunia ke arah hidup yang lebih baik, maju, dan beradab, maka bagi umat Islam Indonesia yang hidup di abad ke-21 ini, ia  mesti menunjukan kepada dirinya sendiri, apakah Al-Quran yang kita junjung tinggi dapat memberikan manfaat bagi hidup dan kehidupan umat manusia khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya.

      Dalam menghadapi kontestasi kebudayaan hmi dalam hal Memperbanyak membaca, sebagai budaya literasi dalam memperkuat kapasitas intelektual seseorang kader juga diperlukan untuk menghadapi kontestasi budaya maupun politik di Indonesia karena sekali lagi budaya maupun politik itu adalah ruang adu gagasan, tempat bertukar pikiran sesama masyarakat, sehingga membutuhkan bahan bacaan yang kuat dalam membangun narasi memandang budaya yang menjadi kontroversi. Sebagai calon kader LK-2 dengan syarat salah satunya adalah membuat essay, saya sebagai peserta di berikan pilihan beberapa tema maka saya memilih tema sesuai pada judul yang telah tertera pada bagian di atas, yakni peran himpunan mahasiswa islam dalam kontestasi kebudayaan, mungkin pada bagian di atas hanya pengantar dari essay ini.

     Setiap pengkaderan LK-1  materi yang terangkum dalam khittah perjuangan atau di dalam artian paradigma gerakan ini merupakan tolak ukur dari gerakan himpunan mahasiswa islam majelis penyelamat organisasi, Di dalam khittah perjuangan himpunan mahasiswa islam yang materinya materi terdiri antara lain keyakinan seorang muslim, keyakinan merupakan hal yang paling fundamental dari setiap gerakan, karna manusia membutuhkan pegangan dalam kehidupannya, salah satu diantaranya mengenai tuhan, keberadaan tuhan tak dapat diyakini dengan bantuan sistem ilmiah.

     Kedua wawasan ilmu, manusia sebagai makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna dengan kesempurnaan itulah yang di diberikan  kepada manusia terhadap makhluk-makhluk lainnya, yaitu akal sebagai pembeda terhadap makhluk-mahluk lainnya. akal mampu meratifikasi mana yang benar dan mana yang salah. maka disinilah letak perbedaan mencolok manusia dengan makhluk-makhluk lainnya. Kemudian yang ketiga adalah wawasan ilmu, kepemimpinan, etos perjuangan dan hari kemudian, mungkin tak bisa saya jelaskan secara mendetail terkait khittah perjuangan pada intinya kolerasi antara isi materi dari khittah perjuangan dengan peran hmi dalam kontestasi budaya ialah, baik nilai kultur maupun moral dalam penerapannya akan mendapatkan hasil yang maksimal ketika isi dari khittah perjuangan di jadikan sebagai tolak ukur dalam dalam menghadapi kontestasi budaya yang di anggap bertengtangan. 
 
     Dari hasil di atas  himpunan mahasiswa islam majelis penyelamat organisasi tentunya punya peran penting dalam menyelesaikan hal ini  pasalnya sebagai mahasiswa islam yang di anggap ataupun di pandang punya kapasitas dalam menyelesaikan segala kontroversi-kontrovesi  yang terjadi di masyarakat, terutama terkait persolan budaya. budaya yang dalam hal ini di anggap bertengtangan dengan ajaran agama islam. Jika di terjemahkan kedalam bahasa indonesia Kontestasi di artikan sebagai sebagai sesuatu hal yang di angggap  kontrovesi sedangkan budaya dalam kamus besar bahasa indonesia adalah cara hidup yang berkembang serta di miliki bersama oleh kelompok orang kemudian di wariskan dari generasi ke generasi. Menurut saya pribadi jika saya satukan bahwa cara hidup yang di anggap berkembang akan tetapi hal ini keberadaannya atau penerapannnya masih dia anggap sebagai hal yang kontroversi alias bertengtangan dengan ajaran agama islam, maksud saya di sini supaya terarah dan teman-teman pembaca penulis essay tidak terjadi yang namanya multitafsir, saya berikan contoh kasus yang saya anggap bertentangan dengan ajaran agama islam yang telah terjadi dan mungkin teman-teman telah membacanya media online ataupun media cetak lainnya. 

     Salah satu kontroversi yang terjadi di masyarakat bahkan di anggap sebagai hal yang biasa-biasa saja misalnya yang terjadi di yogkarta terkait penggunaan masjid sebagai tempat imlek dalam hal ini akan menimbulkan suatu hal yang kontroversial pasalnya jika di kondisikan dengan penduduk yang ada di indonesia yang notabenenya merupakan bahkan kebanyakan penduduknya  terbilang islam ktp, alias islam sejak lahir tentunya problem terkait pengunaan masjid sebagai lokasi imlek di pandang asing, di sinilah peran mahasiswa islam untuk memberikan pemahaman maupun penejelasan terkait hal ini, apakah wajar hal  ini di lukukan dalam masjid atau tidak, sudah pandang terkait hal ini tentunya para kader yang memiliki kapasistas untuk menyelesaikan hal ini dengan asupan ilmu yang di berikan dan telah di pelajari  tentunya  problem dalam hal ini untuk menyelesaikannya yang menjadi tolak ukur adalah al quran dan hadis serta gambaran dari khittah perjuangan.   


    
Oleh     : Sultan Alaudin

   



  

KHITTAH PERJUANGAN SEBAGAI BASIS KEBUDAYAAN ISLAM

KHITTAH PERJUANGAN SEBAGAI BASIS KEBUDAYAAN ISLAM


Khittah Perjuangan HMI merupakan dokumen yang menggambarkan konsepsi ideologis sebagai upaya kader memberi penjelasan tentang cara pandang HMI mengenai semesta eksistensi yang wajib diakui, kebenaran yang wajib diperjuangkan, jalan hidup yang wajib dijunjung tinggi, cita-cita yang perlu diraih, dan nilai-nilai yang mengikat atau menjiwai kehidupannya secara individual maupun sosial.

Muatan khittah perjuangan, dengan demikian, merupakan penjabaran konsepsi filososfis azas, tujuan, usaha dan independensi. Azas menjelaskan landasan keyakinan HMI tentang ketuhanan, kesemestaan, kemanusiaan dan kemasyarakatan, semangat perjuangan dan hari kemudian sebagai konsepsi cita-cita masa depan kehidupan manusia. Keyakinan tersebut merupakan akar dari segenap perbuatan manusia untuk penyempurna sebagai insan kamil atau cita ulil albab dalam tujuan HMI.

Keyakinan dalam Islam tertuang dalam prinsip tauhid yang mengingkari segenap penghambaan, ketundukan dan keterikatan kepada hal-hal yang menyebabkan hilangnya kesempatan penyempurnaan menuju kadekatan tertinggi di hadapan Allah SWT. Keyakinan ini tidak dipahami secara dogmatis melainkan dibenarkan oleh kesadaran yang sejernih-jernihnya (Khittah Perjuangan).


Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi, budia atau akal (“pengertian budaya menurut para ahli, jangan keliru memaknainya”. Liputan 6. 11 januari 2019. Diakses tanggal 20 juli 2021) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Bentuk lain dari kata budaya adalah kultur yang berasal dari bahasa latin yaitu cultura.

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Budaya bersifat kompleks, abstrak dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia (Tubbs, Stewart L; Moss, Sylvia (2000). Human communication: konteks-konteks komunikasi. Diterjemahkan oleh Mulyana, Deddy. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. ISBN 979-514-5789. OCLC 975153443).

Wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga; Pertama, gagasan (wujud ideal). Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan dan sebagainya yang sifatnya abstrak yaitu tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam pemikiran masyarakat. Kedua, aktivitas (tindakan). 

Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial, yaitu terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Ketiga, artefak (karya). Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan dan karya semuan manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat dan didokumentasikan (Eviyanti, Sari (20 juni 2013). TAMAN BUDAYA KALIMANTAN TENGAH (Thesis). Universitas Atma Jaya Yogyakarta. http://e-journal.uajy.ac.id/2374).

Budsys juga merupakan suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya yang turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia (Mulyana, Deddy; Rakhmat, Jalaluddin (2009). Komunikasi Antarbudaya:Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bandung: Remaja Rosdakarya. hlm. 25. ISBN 979-514-782-X.OCLC 953657615).
Jika kita sepakat bahwa budaya merupakan cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang serta diwariskan dari generasi ke generasi, maka sesungguhnya khittah perjuangan merupakan kebudayaan islam itu sendiri. Mengapa? Karena muatannya sangat kompleks dan sarat akan nilai-nilai tauhid. Bukankah setiap nabi yang diutus oleh Allah SWT tidak lain hanya untuk mengajarkan tauhid kepada manusia, yang kemudian disempurnakan oleh Nabi Muhammad saw melalui ajaran islam dan diwariskan kepada kita semua untuk dijadikan pedoman hidup agar kita benar-benar menjadi khalifah Allah di muka bumi.
.
Khittah perjuangan memiliki empat bab, yaitu asas, tujuan, usaha dan independensi. Keempat bab ini pun masing-masing memiliki pembahasan. Misalnya yang pertama adalah asas, membahas tentang keyakinan muslim, wawasan ilmu, wawasan sosial, kepemimpinan, etos perjuangan dan hari kemudian. Kedua, tujuan, membahas tentang hakekat tujuan HMI serta hakekat perkaderan dan perjuangan. Ketiga, usaha, membahas tentang amar ma'ruf, nahi munkar, pembentukan individu dan pembentukan masyarakat. Keempat, independensi, membahas tentang sifat independen HMI dan sikap independen kader HMI. Tentunya kesemuanya ini adalah satu-kesatuan sekaligus ajaran tauhid itu sendiri.

Sebagai sebuah paradigma gerakan yang sarat akan nilai-nilai tauhid, khittah perjuangan pertama-tama berbicara tentang keyakinan muslim. Mengapa? Karena keyakinan merupakan dasar dari setiap gerak dan aktivitas hidup manusia. Keyakinan itu akan melahirkan tata nilai, guna menopang hidup dan budayanya. Karena itu manusia secara fitrah membutuhkan keyakinan hidup yang dapat menjadi pegangan dan sandaran bagi dirinya. Tetapi, sebuah keyakinan dianut bukan hanya karena dia kebutuhan, melainkan juga keyakinan itu merupakan kebenaran. Demikian pula cara berkeyakinan harus pula benar. Menganut keyakinan yang salah bukan saja tidak dikehendaki akan tetapi bahkan berbahaya.

Pada dasarnya ada dua sistem keyakinan. Pertama, sistem keyakinan yang obyeknya didasarkan kepada sesuatu yang nyata. Kebenaran diukur melalui indra dan pengalaman. Sistem ini disebut kebenaran ilmiah. Secara filosofis kebenaran ilmiah memiliki kelemahan karena ia tidak dapat menjelaskan sisi kehidupan yang berada di luar pengalaman indrawinya. Kedua, sistem keyakinan yang didasarkan pada doktrin literal. Sistem ini dapat ditemukan dalam semua agama. Pada dasarnya, sistem keyakinan literal mengingkari arti pentingnya akal sebagai sarana verifikasi kebenaran. Baginya, kebenaran adalah sesuatu yang sudah jadi secara sempurna dan harus diterima tanpa perlu menyadarinya terlebih dahulu. Termasuk dalam kategori ini adalah keyakinan yang didasarkan pada kebiasaan budaya yang diwarisi dari nenek moyang yang tidak sesuai dengan petunjuk Tuhan.

Islam mengajarkan sistem keyakinan yang disebut tauhid. Tauhid berbeda dengan dua sistem keyakinan di atas karena cara pandangnya terhadap eksistensi. Tauhid merupakan konsepsi sistem keyakinan yang mengajarkan bahwa Allah SWT adalah zat Yang Maha Esa, sebab dari segala sebab dalam rantai kausalitas. Ajaran tauhid membenarkan bahwa manusia dibekali fitrah yaitu suatu potensi alamiah berupa akal sebagai bekal untuk memilih sikap yang paling tepat serta untuk mengenali dan memverifikasi kebenaran dan kesalahan secara sadar. Tauhid yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir yang dijanjikan Allah, dinyatakan dalam dua kalimat syahadat, yaitu; Asyhadu an lâ ilâha illallâh, Wa asyhadu anna Muhammadan Rasûlullâh. Artinya, aku bersaksi bahwasanya tiada ilah selain Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah rasul Allah.

Selain keyakinan muslim, di dalam asas, juga dibahas tentang wawasan ilmu yang mengajak kita kepada kesadaran bahwa Allah SWT sebagai sumber kebenaran yang membekali kita instrumen pengetahuan berupa hati dan akal agar kita mempelajari tanda-tanda kekuasaan-Nya melalui kejadian diri manusia dan alam. Wawasan sosial yang mengajarkan kita akan kepedulian kepada orang-orang di sekitar kita agar tidak terjadi penindasan. Karena sejatinya penindasan itu terjadi disebabkan sikap ketidak pedulian. Kepemimpinan yang memberikan penjelasan bagaimana kita menjadi seorang pemimpin. Etos perjuangan yang memberikan penjabaran bahwa iman tidak hanya diukur atas berapa banyak shalat yang dikerjakan atau berapa banyak zakat yang dikeluarkan atau berapa lama puasa yang dilakukan dan berapa banyak ibadah haji yang ditunaikan. Namun iman juga diukur dengan seberapa lama dan seberapa kuat manusia berjuang mewujudkan kebenaran dalam masyarakat demi kemaslahatan umat manusia. Dan yang terakhir adalah hari kemudian yang memberikan pencerahan bahwa segala kebaikan dan keburukan akan dibalas di akhirat kelak.

Pada bagian kedua, khittah perjuangan berbicara tentang tujuan HMI. Sejatinya tujuan HMI adalah terbinanya mahasiswa menjadi insan ulil albab yang turut bertanggungjawab atas terwujudnya tatanan masyarakat yang diridhoi oleh Allah subhanahu wata’ala. Untuk mengukur bahwa hal ini telah berhasil atau tidak, maka kita dapat melihat dari tanda-tandanya, yaitu hanya takut kepada Allah, tekun beribadah tiap waktu, bersungguh-sungguh mencari ilmu, mampu mengambil hikmah atas anugerah Allah SWT, selalu bertafakur atas ciptaan Allah SWT yang ada di langit dan di bumi, mengambil pelajaran dari sejarah dan kitab-kitab yang diwahyukan oleh Allah SWT, kritis dalam mencermati berbagai pendapat, mampu memilih yang benar dan yang terbaik, tegas dalam mengambil sikap dan pemihakan atas pilihannya, tidak terpesona atas pandangan mayoritas yang menyesatkan, dakwah dengan sungguh-sungguh kepada masyarakat dan bersedia menanggung segala resikonya, adanya semangat Rabbaniyah atau Rabbiyah yang terformulasikan dalam konsep tauhid, tegaknya keadilan yang bersendikan keteguhan pada hukum, adanya sistem amar ma’ruf nahi munkar dalam sistem sosial masyarakat, memiliki semangat keterbukaan dengan selalu berprasangka baik, menjunjung tinggi sikap musyawarah dan sikap egaliter dalam suasana persamaan hak dan kewajiban, memiliki semangat persaudaraan, saling memahami, toleransi, saling menasehati dan tolong menolong, serta tumbuhnya sikap untuk tidak selalu merasa benar atau tidak adanya klaim kebenaran.

Sedangkan bagian ketiga berbicara tentang usaha. Pada bagian ini, khittah perjuangan memulai bahasannya dari amar ma'ruf, yaitu sebuah sikap untuk menunjukkan bahwa saya telah bersyahadat dan kamu sekalian harus mengetahui bahwa syahadat adalah titik keberangkatan atas sebuah keimanan, maka bersyahadatlah. Syahadat tidak hanya diucapkan hanya melalui lisan semata, tetapi harus dibuktikan dengan perbuatan. Maka sebagai pembuktiannya, khittah perjuangan melanjutkan dengan nahi munkar, yaitu mencegah kemungkaran; menghilangkan penyakit hati, tidak mencegah diri dan orang lain terhadap suatu kebaikan yang akan dibuat, dan aktif dalam mendamaikan setiap perselisihan yang muncul serta menjaga dan meneruskan nilai-nilai kenabian dan kerasulan yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW. Kemudian pembentukan individu, yaitu mu'abbid, mujahid, mujtahid serta mujaddid. Dan yang terakhir pada bagian ini yakni pembentukan masyarakat yang diawali dengan pembentukan diri, karena pembentukan diri otomatis pembentukan masyarakat pula, proses diri akan melahirkan proses komunitas dalam lingkungan diri tersebut.

Akhirnya sampailah kita pada pembahasan terakhir, yaitu independensi. Sifat independen HMI sejatinya merupakan pernyataan sikap terhadap semua kebenaran dari Allah SWT, memperjuangkan tanpa mengenal lelah dan siap menerima resiko perjuangan, memihak kepada siapapun yang juga memihak dan memperjuangkan nilai kebenaran, dan akhirnya semata-mata menggantungkan diri kepada Allah SWT dalam segala urusan. Sebaliknya, HMI menolak semua nilai kebathilan dan menolak segala bentuk kerja sama dengan pihak-pihak yang menghidupkan kemungkaran di muka bumi. Sedangkan sikap independen kader HMI yakni cenderung kepada kebenaran, merdeka, kritis, jujur, progresif, dan adil. Dengan demikian kader HMI adalah orang-orang yang sanggup berlaku dan berbuat secara mandiri dengan keberanian menghadapi resiko. Ini menuntut adanya kemampuan dari setiap kader HMI, sehingga mereka dapat mempengaruhi masyarakat dan mengarahkan sistem kehidupan manusia ke arah yang dikehendaki Islam.




Oleh : Tasbih Ali




Jumat, 04 Maret 2022

HMI-MPO CABANG MAKASSAR KOM.UIM SUKSES GELAR BINCANG SANTAI.

HMI-MPO CABANG MAKASSAR KOM.UIM SUKSES GELAR BINCANG SANTAI.



HMI Komisariat UI-Makassar cab. Makassar merealisasikan kegiatan bincang santai #1 dengan tema "problem pendidikan di Indonesia dari kacamata mahasiswa milenial" dengan aspek indikator pencapaian dari ke-4 pembicara atas nama yang pertama Nur Fajar selaku kader HMI Komisariat FIK UNM, yang kedua Sultan Alaudin selaku kader HMI Komisariat dakwah & komunikasi, yang ketiga formatur ketua umum HMI unibos 45 Makassar Sukirman S. Doturu, yang terakhir Sekretaris umum HMI Komisariat UI-Makassar Isnaini Ahmad Renaldi, memberikan kacamata sebagai mahasiswa apa saja problem yang terjadi di Indonesia saat ini melalui hasil analisis dari ke-4 pembicara.

Salah satu kader HMI Komisariat UI-Makassar menjelaskan mengenai tujuan dari kegiatan bincang santai #1 dengan tema" problem pendidikan di Indonesia dari kacamata mahasiswa milenial yang pertama adalah kegiatan ini di realisasikan untuk ber-silahturahmi kepada sesama kader HMI karena di dalam pandangan Islam bahwa Ber-silahturahmi juga adalah salah satu bentuk bertaqwa kepada Allah SWT, Yang kedua kegiatan ini berkonsepkan agar ke-4 pembicara membagi pandangan mereka mengenai apa saja problem yang terjadi di dunia pendidikan untuk di diskusikan di bincang santai #1


Nur fajar memberikan kacamata sebagai mahasiswa untuk problem pendidikan di Indonesia, tuntut lah segalah apa yang menjadi hak kita, karna pada kenyataannya kita telah membayar itu namun tidak kita mendapatkannya.


Sultan Alaudin Pendidikan Sejatinya Tak Hanya Dapat Di Raih Dalam Ruang Kelas Semata, Orang Berpendidikan Masa Moderen ini, Dalam Kacamata Saya Sepenuhnya Tak Pantas Lagi Di Percaya Dengan Berbagai Macam Problem Yang Ada di tengah-tengah Masyarakat, Dan Itu Nampak Jelas, Perlu Ketegasan Dalam Sebuah kepemimpinan Dan Itu Harus Laksanakan Dengan Cara-Cara Yang Tegas Pula.


Sukirman S. Doturu Melihat sistem pendidikan di Indonesia saat ini seperti hendak memasuki ruang gelap,hanya menghasilkan manusia robot siap pakai dalam persaingan,kita di paksa untuk menghapal materi bukan memahami,yang tidak menghasilkan dialektika sedangkan tujuan dari pendidikan pembelajaran proses pengubahan karakter dan tata laku upaya mendewasakan seseorang, untuk memanusiakan manusia. Kita sebagai seorang mahasiswa seharusnya mampu meningkatkan efesiensi belajar dan menambah kualitas diri agar dapat merubah tatanan yang ideal untuk masyarakat


Isnaini Ahmad Renaldi berkata pada bincang santai #1 bahwa sebagai se-orang mahasiswa kita harus mempunyai aspek individu agar bisa menjawab problem yang terjadi di pendidikan di Indonesia yaitu kecerdasan hati, kecerdasan hati adalah gabungan dari cara berfikir memakai akal dan hati maka dari itu di sebut kecerdasan hati yang dimana secara definisi mahasiswa adalah akal dan hati masyarakat


Kami HMI Komisariat UI-Makassar mengucapkan terimakasih banyak kepada ke-4 pembicara dan kader HMI MPO Cabang Makassar yang telah menyempatkan hadir pada kegiatan kami.




Sabtu, 05 Februari 2022

HMI-MPO CABANG MAKASSAR SUKSES GELAR LK-II TINGKAT NASIONAL

HMI-MPO CABANG MAKASSAR SUKSES GELAR LK-II TINGKAT NASIONAL

 


Himpunan Mahasiswa Islam Mejelis Penyelamat Organisasi Cabang Makassar Sukses Gelar Intermediate Training LK II Tingkat Nasional,  Dengan Tema "Reposisi Peran Hmi Dalam Medan Kebudayaan" Yang Berlokasi Di Stain Amkop,  Melihat Kondisi Kebudayaan Hari Ini Yang Sangat Miris Kebudayaan Yang Semakin Di Pengaruhi Oleh Budaya Luar Yakni Budaya Barat Dan Juga Budaya Timur, LK-II Yang Diadakan Oleh Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Makassar Merupakan Ajang Pertarungan Adu Gagasan, Peserta LK-II Dari Seluruh Indonesia Yang Diadakan Dengan Skala Nasional Oleh Hmi Mpo Cabang Makassar Terdiri Dari Berbagai Cabang di Seluruh Indonesia Antaralain Cabang Jakarta Barat, Cabang Kendari, Cabang Sinjai, Cabang Mataram, Cabang Bima Dan Selebihnya Dari Cabang Makassar Sendiri Sebagai Tuan Rumah.

LK-II Hmi Mpo Yang Diadakan Cabang Makassar Berlangsung Selama 7 Hari Dengan Tema  BerBasis Kebudayaan Merupakan Bentuk Atau Representasi Dari Keprihatinan Hmi Terhadap Lajunya Pengaruh Budaya Barat Di Indonesia Khususnya Di Kota Makassar, Pengaruh Budaya Barat Yang Semakin Melalonjat, Abdullah Zaki Syahidallah Di Tunjuk Sebagai Ketua Panitia Dan Yusuf Kasim Bakri Sebagai Sekretaris Panitia Serta Fadillah.Ar Sebagai Bendahara Panitia, Dari Seluruh Peserta Setelah Pembacaan Sk Atau Surat Keputusan Hanya Dua Orang Yang Lulus Dengan Predikat Cukup Yaitu Mustakim Dan Aidil, Mustakim Dari Cabang Kendari Dan Aidil Dari Cabang Makassar, Selebihnya Lulus  Bersyarat.

Pada Penutupan LK-II Tingkat Nasional Yang Diadakan Oleh Hmi Mpo Cabang Makassar Yang  Juga Di Rangkaikan Dengan Acara Milad Hmi Yang Di Hadiri Petinggi-Petinggi Dan Mantan Ketua Hmi Mpo Cabang Makassar Sangat Mengapreasi Kegiatan Ini Meskipun Sangat Senderhana Tapi Membuat Berkesan, Menyatukan Kembali Dan Bersilaturahmi Kembali Dengan Teman-Teman Mantan Pengurus Hmi Mpo Cabang Makassar Hal Ini Merupkan Hal Yang Sangat Luar Biasa Dan Juga Berkesan.



ULASAN PARA DEVELOPER

SEDIA KOPI
SEBELUM MEMBACA BERITA JANGAN LUPA SEDIAKAN KOPI
9000 LIKE
SHARE BERITA MAKA KALIAN DAPAT PAHALA
400 PENGGUNA
MARI DUKUNG TERUS BLOG MAHASIWA ID

TIM MAHASISWA ID

OM GANTENG
CEO
OM KUMIS
TUKANG DESAIN
OM BOTAK
PENJUAL SITUS
TANTE CANTIK
PEMOGRAM

TEMPAT PENGADUAN

MAHASISWA ID

BLOG INI BERISI INFORMASI MAUPUN TULISAN KARYA MAHASISWA, BLOG INI AKUN MILIK PRIBADI SULTAN ALAUDIN.

ALAMAT:

SAMATA, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN

JAM KERJA:

SENIN-JUMAT

NOMOR TELEPON WA:

085756911665

alaudinsultan3@gmail.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

ALUR CERITA BLACKHAT

  Alur Cerita Blackhat Pertama di Los Angeles dimana hatway   dan tim mencoba mengungkap keberadaan si hacker, headway bersama Lien mendat...